Sabtu, 30 Oktober 2010

Disappointed

Ga ngerti. Hari ini kau buatku kecewa. Tak sekalipun aku menulis sesuatu hal buruk tentangmu, dimanapun itu.
Tapi kau melakukannya. Kau umbar kisahku.

Untuk pertamakalinya, kau buat aku menangis kecewa.

Bila itu caramu untuk membuatku tak lagi mengharapmu,
Bila itu caramu untuk pergi dariku,
Bila itu caramu untuk membenciku,
aku merestuimu..
Lakukan apa yg ingin kau lakukan..

Kamis, 28 Oktober 2010

..dengerin lirik nya..

Kemarin kau tulis di account Facebook-mu

"crossbottom..(ganti jadi 4 tahun)...dengerin lirik nya.."

Segera aku mendengarkan apa yang sudah ada dalam hati dan pikiranmu... Beginilah isinya :

Lirik Lagu CrossBottom – 9 Tahun

tetap setia walau kau jauh di sana
tetap menanti ternyata kau menyakiti
kini kau tahu bahwa kau telah mendua
menjalin cinta dengan yang lain

* tak pernah kuduga semua ini terjadi
  kini kau pergi tinggalkan luka di hati
  tinggal ku sendiri coba untuk mengerti
  apa salahku hingga kau pergi

reff: 9 tahun lamanya
tak kuduga jadi sia-sia
ku berjuang demi cinta
kini sudah tak ada artinya
engkau tlah berpaling jauh dariku


Dan aku menghela nafas panjang.. Segera aku meraih handphone dan kuketik "Thanks for the song.Tapi inget aku ga pernah berpaling dan ga pernah mendua.Kalo ga tau apa-apa jangan sok tau deh.Cukup kamu bikin aku berantakan, jangan kamu nuduh aku mendua segala.It's hurt"

Dan message sent..

Teganya dirimu menuduhku berpaling dan mendua.. Pernahkah kau pikir bagaimana perasaanku saat kau tinggalkan? Saat aku pertahankan, kemana dirimu? Apa yang kau katakan? "Jangan tunggu aku,ga ada gunanya."

Kini aku hanya ingin mengenang yang terbaik darimu. Jangan kau rusak semuanya menjadi sesuatu yang tak lagi berharga.

Sabtu, 23 Oktober 2010

Kau dan Aku di Bawah Jas Hujan

Dear Davy..
Hari ini di timeline twitter, seorang teman menulis "Mendung,jangan kau halangi aku bermain futsal.."
Dan aku tersenyum..
Pernah dulu di suatu sore, kau mengajakku untuk menemanimu bermain futsal.. Padahal saat itu langit begitu gelap tertutup awan... Hanya perlu satu hembusan saja maka semua air yang terkumpul di awan2 itu akan jatuh ke bumi..

Baiklah.. Berangkatlah kau dan aku ke tempat futsal..
Bola lari kesana kemari.. semua berlarian mengejar bola.. dan aku duduk di tepi lapangan dengan sebuah buku berjudul 'Gajah Mada'. *Keberadaan buku itu kini entah dimana, hilang sebelum menyelesaikannya.

Dua jam berlalu, dan ternyata di luar sana hujan deras! Petir menyambar disusul dengan gemuruhnya.. Seperti saat aku menulis cerita ini..
Tapi kau ada di sisiku, menenangkan dan melindungi tubuh mungilku..

Nah, saatnya pulang bukan? Ya, kita kebingungan.. Hujan deras..
Kau ambil jas hujan dari bagasi motor,. Kau tawarkan aku untuk memakainya. Tapi aku menolak. "Kamu aja yg pake jas ujannya.. Aku di blakang badanmu yg besar pasti ga keujanan.." ujarku.
Tiba-tiba, terlintas sebuah ide..
Kemudian aku berkata, "Hunny, gmana kalo kamu pake jas ujan,trus aku duduk di depanmu?"
Kau mengernyitkan dahimu tanda tak begitu paham.
Aku melanjutkan, "Iyaaa, kamu pake jas ujan,aku duduk di depan kaya' anak SD kalo boncengan..Kan badan aku kecil..Gimana?"
Kemudian kau tergelak.."Hahahaha..kamu yakin?"tanyamu padaku..
Aku mengangguk tegas.

Akhirnya ide yg aneh itu kami coba..
Aku duduk di depan dan meringkuk. Untung badan dia besar.. dan badanku kecil. Orang akan mengira aku masih kelas 6 SD.
Sepanjang jalan kami tertawa, menertawakan kekonyolan kita.

Sampai di rumah, kami bebas dari basah.
Hahahaha.. Sampai skarang ide gila itu ga bisa aku praktekkan dengan orang lain. Hanya bisa dengannya. Karena kami adalah pasangan sempurna..
Besar dan kecil..
Kecebong dan Gorila..



Love,
keceBong

Jumat, 22 Oktober 2010

Full Moon

Dear Davy,
Hari ini purnama lagi.. Genap sudah 9 bulan kita tak jumpa..
Ingatkah,
purnama terakhir kita nikmati dengan menari dan bernyanyi di tepi pantai..
Kau dan aku tertawa bersama tak peduli dengan yang lain..
Kau dan aku bersenang-senang..

Dan kini aku terduduk sendiri..
Di pantai yang sama
Di tempat yang sama.. tempat kita menari dan bernyanyi dulu..

Apakah purnama di sana seindah purnama yang kulihat kini?
Apakah kau juga melihat purnama yang sama di sana?
Ahh.. tentunya tidak,,,

Ah Davy.. Seandainya kau ada di sini..
Lihatlah.. Purnama kali ini begitu indah..
Seindah saat kita bersama dulu..


Love,
keceBong

Selasa, 19 Oktober 2010

Jamu


Ingatkah Davy,
Kau adalah supplier jamu special untukku..
Hari ini aku minum sebotol jamu kunyit kencur..
dan aku teringat hari-hari kau membawakan pesanan jamuku yang kupesan di Ibu2 jual jamu di kantormu..
Hahaha....
Aku menikmatinya..

Love,
keceBong

Sabtu, 16 Oktober 2010

Please, Don't go Anywhere..

Kami bersama empat tahun lamanya...
Tawa,  tangis, amarah, ego.. kami melaluinya.. bersama...
Saling support.. Saling mencintai.. dan kami saling percaya..
Semua akan menganggap bahwa kami adalah pasangan sempurna.. 
Aku dan dia adalah pasangan sempurna..
Kami menghabiskan malam demi malam dengan tenang..
Kami tak kesulitan menyesuaikan diri..
Keributan pasti ada.. Tapi kami saling menjaga perasaan..
Tak sekalipun aku menangis karenanya.. Dia selalu bisa menjaga hati ini..
Aku tak sedikitpun berniat untuk mengkhianatinya.. dan begitu juga dengannya.. Tak sedikitpun niat dia mengkhianatiku..
dan kami tak sekalipun ribut karena perempuan lain atau pria lain..

Dan tak disangka, kami bermasalah..
Uang..
Semua karena keadaan, kondisi, uang.. dan jarak..

Semua begitu rumit saat dia memutuskan untuk pergi..demi memenuhi tanggung jawabnya sebagai seorang anak yang harus berbakti kepada orang tua, dan sebagai seorang kakak yang harus bertanggung jawab kepada adik-adiknya..

Meninggalkan aku di sini..
Dan akupun pergi..

Dan kini malam demi malam aku menangisi.. Kisah lalu yang berakhir karena keadaan,, Bukan karena aku tak lagi mencintanya.. Bukan karena dia tak lagi menyayangiku..
Semua karena keadaan, kondisi, uang.. dan jarak..

Berulang kali aku melamunkan...
Seandainya saat itu kutahan passport-nya.. Tentu dia akan tetap di sini..
Seandainya aku tak menuntut pernikahan.. Tentu dia tak akan mengejar semua materi itu..

Dan aku hanya bisa menangis..

Kini, di hatinya masih penuh amarah padaku.. Aku tau..
Tapi ketahuilah, aku masih menyayanginya.. dan akan selalu begitu..
Karena dia adalah yang terbaik..


Love,
keceBong

Jumat, 15 Oktober 2010

"Hei keceBong.."

Aku jengkel stengah mati kalo kamu uda manggil aku dengan julukan 'keceBong'.
Tapi setiap kusampaikan kesalku, kau malah ketawa... Lagi-lagi aku cuma bisa cemberut..
Kadang sambil ketawa, kamu bilang aku mirip kerokeropi, tokoh kartun yang jenisnya adalah kodok juga..
Hiks.. semirip itukah aku dengan kodok?
Warna kulitku coklat, bukan hijau.. Aku ga suka lompat kaya' kodok.. dan ga bisa berenang kaya' keceBong..
Trus dmana miripnya?

Itu dulu..
Selalu masa lalu..

Kini, Sudah tak ada lagi keceBong...Tak ada lagi yang tertawa karena muka kerokeropi-ku..

dan ternyata,
aku merindukannya..
 
Rindu setengah mati...