Rabu, 10 November 2010

I Wish

Dia,
Berlari.. Meraihku.. dan mempertahankan aku tuk tetap disisinya..

Kini aku berada di tempatku semula...
Hanya menunggu...
waiting for you


keceBong

Rabu, 03 November 2010

Mimpi

Tadi malam,
Saat kita janji akan chatting sepulangmu kerja, maaf aku tertidur..
dan dalam tidurku itu aku bermimpi..
Mimpi yang manis..

Kau datang padaku,,
Kau bawakan aku rindu..
dan kau peluk aku..
Dan sungguh rasanya masih sama dengan pelukan di airport 15 Januari 2010 sembilan bulan lalu..

dan sungguh..
Rasa itu masih sama seperti dulu..

Dan saat aku terbangun,
aku tersadar.. Kau telah bersamanya dan aku juga dengan yang lain..

Kemudian sejenak aku dalam lamunan..
Akankah kau dan aku bersama lagi?
Bila iya, alangkah menyenangkannya bersamamu lagi..
Tanpa rasa khawatir, tanpa rasa gelisah dan tanpa rasa takut..
Namun bila tidak, akankah kau dan aku sanggup hidup terpisah?
Kau tanpa aku dan aku tanpamu...?

dan aku tau, waktu yang akan menjawab semuanya..
Semoga yang terjadi kelak adalah jalan yang terbaik untuk kita berdua...

Selasa, 02 November 2010

I wanna hug you..

Masih tersimpan semua foto-foto kita.. Tak satupun terhapus dari memory..



Kangen peluk kamu..

Lagu kita dulu...

Kau tulis pagi tadi,

ku takkan bisa...(nidji) & tunggu aku di jakarta (di ganti bali) sheila on 7.. 

And the lyric is..

Ku Takkan Bisa

Memang kau yang takkan bisa/Memeluk diriku seterusnya/Harus ku sadari itu/Harus ku sadari itu/Memang tak bahagia dirimu/Saat kau tak ada disisiku/Harus ku sadari itu/Harus ku sadari itu

Kau tak kan bisa/Buatku menjauh/Dan kau hancurkan aku/Jika kau pergi dariku membuang hidupku/Ku tak akan bisa/Ku tak akan bisa/Menjauh dari hidupmu/Sepanjang hidupku/Ku tak akan bisa/Ku tak akan bisa/Melihat dirimu/Bersama dirinya/Kau ku dambakan/Tapi tak mungkin ku dapatkan/Harus ku sadari itu/Harus ku sadari itu

Tunggu Aku Di Jakarta

Masih saja kuteringat kata iringi kau pergi/Jadikan sore itu satu janji/Kau akan kembali untukku, serta untuk diriku/Mengingatku walau aku jauh/Akupun sempat janjikan, kukayuh semua mimpiku/Kulabuh tepat di kotamu…/Dan kaupun s’lalu janjikan kau ‘kan menungguku datang/Bersatu kembali seperti dulu/Dan bila akupun rindu pada nyamannya kecupmu/Pada indahnya tawamu/Kudendangkan dengan gitar lagu-lagu kesayangan/Sambil kuingat indah wajahmu

Tunggulah aku di Jakartamu/Tempat labuhan semua mimpiku/Tunggulah aku di kota itu/Tempat labuhan semua mimpiku

 

Sudah 9 bulan lamanya aku ga berani denger lagu-lagu Nidji.. Karena aku tau itu adalah lagu-lagu kita, Hard Rock dan Kamasutra jadi saksinya.. Dan hari ini terpaksa harus kudengarkan.. Entah ada angin apa kau tulis itu.. Saat kudengar lirik lagu-lagu itu.. aku tersadar bahwa itu cerita tentang kita.. Namun aku tak punya cukup keberanian untuk mengartikan apa maksudmu sebenarnya... Walaupun sudah kau ijinkan.. Tapi ketahuilah..Aku tak ingin salah paham lagi.. Sudah cukup kesalahpahaman yg pernah terjadi selama ini..

Dan playlist berganti lagu "Bila Aku Jatuh Cinta.." tak sadar air mata telah menetes.. Nyanyianmu.. Teringat saat kita menuju Simpang Siur, ga pernah absen kau nyanyikan lagu itu, Bila Aku Jatuh Cinta... Engkau... Kau dan Aku... Breakthrough.. Child..

Satu persatu kudengarkan alunan nada dari Nidji..  Leher ini tercekat.. Semakin sakit. Dan semakin sakit. 

Dan tangis ini tak bisa berhenti..

Sabtu, 30 Oktober 2010

Disappointed

Ga ngerti. Hari ini kau buatku kecewa. Tak sekalipun aku menulis sesuatu hal buruk tentangmu, dimanapun itu.
Tapi kau melakukannya. Kau umbar kisahku.

Untuk pertamakalinya, kau buat aku menangis kecewa.

Bila itu caramu untuk membuatku tak lagi mengharapmu,
Bila itu caramu untuk pergi dariku,
Bila itu caramu untuk membenciku,
aku merestuimu..
Lakukan apa yg ingin kau lakukan..

Kamis, 28 Oktober 2010

..dengerin lirik nya..

Kemarin kau tulis di account Facebook-mu

"crossbottom..(ganti jadi 4 tahun)...dengerin lirik nya.."

Segera aku mendengarkan apa yang sudah ada dalam hati dan pikiranmu... Beginilah isinya :

Lirik Lagu CrossBottom – 9 Tahun

tetap setia walau kau jauh di sana
tetap menanti ternyata kau menyakiti
kini kau tahu bahwa kau telah mendua
menjalin cinta dengan yang lain

* tak pernah kuduga semua ini terjadi
  kini kau pergi tinggalkan luka di hati
  tinggal ku sendiri coba untuk mengerti
  apa salahku hingga kau pergi

reff: 9 tahun lamanya
tak kuduga jadi sia-sia
ku berjuang demi cinta
kini sudah tak ada artinya
engkau tlah berpaling jauh dariku


Dan aku menghela nafas panjang.. Segera aku meraih handphone dan kuketik "Thanks for the song.Tapi inget aku ga pernah berpaling dan ga pernah mendua.Kalo ga tau apa-apa jangan sok tau deh.Cukup kamu bikin aku berantakan, jangan kamu nuduh aku mendua segala.It's hurt"

Dan message sent..

Teganya dirimu menuduhku berpaling dan mendua.. Pernahkah kau pikir bagaimana perasaanku saat kau tinggalkan? Saat aku pertahankan, kemana dirimu? Apa yang kau katakan? "Jangan tunggu aku,ga ada gunanya."

Kini aku hanya ingin mengenang yang terbaik darimu. Jangan kau rusak semuanya menjadi sesuatu yang tak lagi berharga.

Sabtu, 23 Oktober 2010

Kau dan Aku di Bawah Jas Hujan

Dear Davy..
Hari ini di timeline twitter, seorang teman menulis "Mendung,jangan kau halangi aku bermain futsal.."
Dan aku tersenyum..
Pernah dulu di suatu sore, kau mengajakku untuk menemanimu bermain futsal.. Padahal saat itu langit begitu gelap tertutup awan... Hanya perlu satu hembusan saja maka semua air yang terkumpul di awan2 itu akan jatuh ke bumi..

Baiklah.. Berangkatlah kau dan aku ke tempat futsal..
Bola lari kesana kemari.. semua berlarian mengejar bola.. dan aku duduk di tepi lapangan dengan sebuah buku berjudul 'Gajah Mada'. *Keberadaan buku itu kini entah dimana, hilang sebelum menyelesaikannya.

Dua jam berlalu, dan ternyata di luar sana hujan deras! Petir menyambar disusul dengan gemuruhnya.. Seperti saat aku menulis cerita ini..
Tapi kau ada di sisiku, menenangkan dan melindungi tubuh mungilku..

Nah, saatnya pulang bukan? Ya, kita kebingungan.. Hujan deras..
Kau ambil jas hujan dari bagasi motor,. Kau tawarkan aku untuk memakainya. Tapi aku menolak. "Kamu aja yg pake jas ujannya.. Aku di blakang badanmu yg besar pasti ga keujanan.." ujarku.
Tiba-tiba, terlintas sebuah ide..
Kemudian aku berkata, "Hunny, gmana kalo kamu pake jas ujan,trus aku duduk di depanmu?"
Kau mengernyitkan dahimu tanda tak begitu paham.
Aku melanjutkan, "Iyaaa, kamu pake jas ujan,aku duduk di depan kaya' anak SD kalo boncengan..Kan badan aku kecil..Gimana?"
Kemudian kau tergelak.."Hahahaha..kamu yakin?"tanyamu padaku..
Aku mengangguk tegas.

Akhirnya ide yg aneh itu kami coba..
Aku duduk di depan dan meringkuk. Untung badan dia besar.. dan badanku kecil. Orang akan mengira aku masih kelas 6 SD.
Sepanjang jalan kami tertawa, menertawakan kekonyolan kita.

Sampai di rumah, kami bebas dari basah.
Hahahaha.. Sampai skarang ide gila itu ga bisa aku praktekkan dengan orang lain. Hanya bisa dengannya. Karena kami adalah pasangan sempurna..
Besar dan kecil..
Kecebong dan Gorila..



Love,
keceBong